Archive for SEDEKAHku

‘Membuang’ 1 Juta Mendapat 37 Milyar

‘’Tanpa bantuan Allah SWT, mustahil kami mendapatkan rejeki yang sangat besar sehingga mengubah drastis usaha kami ini,’’ ucap Imam Syafei, pemilik PT Diana, supplier catering bagi petugas lapangan dan pengungsi akibat mud flow Lapindo senilai Rp 37 Milyar pada 2007. ‘’Inilah berkah dari sedekah,’’ lanjut suami dari Diana dan bapak dari Kurnia Adi Prakoso (3).
Imam Syafei bertutur, pada 2006, ia dan istri tinggal memiliki uang Rp 1 juta. Saat itu, usaha catering ‘’Diana’’ milik mereka baru merangkak. Di waktu yang sama, rumah petak kontrakan yang mereka tempati sudah habis masa sewanya.
Demi membesarkan usaha, mereka berniat mencari rumah kontrakan yang sewanya sekitar Rp 700 ribu pertahun. Berhari-hari, beberapa rumah yang diincar belum juga cocok harga.
Di tengah kelelahan dan kekhawatiran, suatu hari selepas ashar Imam Syafei mendengarkan taushiyah Ustadz Yusuf Mansur. Lima menit terakhir nasihat yang sempat disimaknya itu, memantapkan keyakinannya akan hikmah sedekah.
‘’Mari Bu, kita ikhlaskan dan mantapkan untuk ‘membuang’ uang sejuta ini sebagai sedekah. Insya Allah akan ada pengganti yang lebih baik,’’ Imam Syafei membujuk istrinya untuk menyedekahkan semua uang milik mereka yang tersisa.
Alhamdulillah, disertai ketekunan ibadah dan doa, harapan suami-istri itu terkabul. Mereka mendapat order catering partai besar yang memberi keuntungan Rp 5 juta.
Selain untuk membayar kontrakan rumah Rp 600 ribu setahun dan belanja kebutuhan hidup, sebagian keuntungan itu disisihkan untuk sedekah.
‘’Sejak saat itu, rejeki kami terus mengalir. Kami yakin ini berkat do’a santri-santri penghafal Qur’an yang turut kami santuni,’’ kata Imam Syafei yang kini tinggal di Wonocolo, Surabaya.
Sampailah kemudian, catering ‘’Diana’’ mendapat kontrak dari manajemen Lapindo dengan nilai yang luar biasa besar untuk ukuran usaha kecil.
Rejeki itu memacu cepat perkembangan usaha Imam Syafei dan istri. Kini, dalam tempo setahun, perusahaan mereka telah menjadi tiga yaitu PT Diana (catering), PT Kurnia (persewaan alat catering), dan PT Prakoso (supplier produksi catering). Usaha catering mereka bahkan ditabalkan sebagai yang terbesar kedua di Jawa Timur. Sebanyak 120 karyawan dan keluarganya bernaung di tiga perusahaan tersebut.
Salah satu bentuk syukur Imam Syafei, tahun lalu ia menghajikan 13 anggota keluarga besarnya. (aya hasna/Newsletter PPPA)

Leave a comment »